Hi guyys,, salam kenal semuanya bagi yang ngebuka blog ini. semoga bermanfaat buat kalian. Follow aku ya di twitter @ariarc dan add di facebook Ari Susanti..    Aku belum sempat untuk ngpost yang lain jadi maaf ya🙂

Cara Mengatasi GALAU

  • Berdoa dan Beribadah serta mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dekat dengan sang pencipta akan membuat hati kita menjadi tenang sehingga perasaan galau bisa digantikan oleh perasaan yang tenang.
  • Jangan larut dalam kesedihan dan hal – hal yang bisa membuat kita bertambah sedih. Misalnya mendengarkan lagu sedih, melihat film sedih dan sejenisnya. Hal ini hanya akan memperburuk keadaan dan pikiran kita.
  • Mencobalah untuk berpikir positive. Positive thinking akan merubah cara pandang kita, sehingga kita dapat mengambil hikmat akan apa yang terjadi sehingga dapat memperkecil perasaan kita yang salah yang dapat menyebabkan kegalauan.
  • Pergi ke tempat ramai. Inti dari hal ini adalah jangan biarkan anda larut dalam kesepian dimana kesepian dan kesendirian hanya membuat anda menjadi tambah galau.
  • Bermain games. Mainkanlah game yang anda suka. Jika anda penggemar game online, anda bisa mencoba bergabung dan daftar gemscool sehingga anda dapat bermain dengan online dengan orang lain. Intinya adalah mainkanlah game yang anda suka dan nikmati. Jangan malah bermain game yang membuat anda pusing dan merasa jengkel sehingga bukan hiburan yang anda dapat, namun malah galau yang kembali melanda anda.
  • Melihat acara atau film – film comedy yang lucu – lucu. Hal ini membuat supaya hati kita menjadi terhibur dan tidak galau.
  • Makan cokelat. Cokelat mempunyai bahan alami yang dapat membuat perasaan kita menjadi tenang dan merasa nyaman. Bahkan ada penelitian yang mengatakan bahwa cokelat dapat membantu mengurangi rasa sedih hingga 60% dalam waktu 15 menit.
  • Curhat dengan sahabat , saudara , keluarga, atau orang dimana kita nyaman dengannya. Kadang, dengan bercerita dan mencurahkan isi hati, walau mungkin masalah anda belum selesai, namun setidaknya hati anda sudah lebih lega.
  • Bermain internet , chatting dan kegiatan online lainnya. Biasanya orang yang sudah online kadang bisa melupakan waktu saking asyiknya online. Kita bisa bertemu orang lain dalam dunia maya lewat jejaring social seperti FB dan twitter , bisa chatting dengan orang lain dengan menggunakan aneka applikasi chatting seperti yahoo messenger, whatsapp, wechat, skype atau mungkin hal lain yang intinya adalah menyenangkan hati kita.
  • Music atau bisa juga karaoke. Sekali lagi intinya adalah menyenangkan hati kita supaya tidak galau. Namun ingat, jangan menyanyikan lagu sedih yang malah membuat tambah galau ya.
  • Tidur. Walau kadang galau menyebabkan kita susah tidur, namun cobalah untuk menenangkan pikiran sejenak dan tidur. Setidaknya dengan tidur kita bisa sedikit melupakan masalah dan galau yang melanda kita. Jangan tidur dengan pikiran yang buruk. Jika tidur terus mimpi buruk hanya malah menambah rasa galau kita. Sekali lagi, berpikirlah positive teman.
  • Mencari pasangan hidup. Apalagi jika kegalauan anda dikarenakan jodoh yang belum kunjung tiba. Namun ingat, cari jodoh bisa menjadi bak pedang bermata dua. Jika anda bisa menemukan jodoh dan happy ending, galau pun hilang, namun jika cari jodoh malah sulit bahkan ditolak kanan – kiri , malah hanya galau yang anda dapat. Be smart, teman🙂

Cannot Say

Cinta Tak Mungkin Berhenti

Tak ada kisah tentang cinta
Yang bisa terhindar dari air mata
Namun ku coba menerima, hatiku membuka
Siap untuk terluka

Cinta tak mungkin berhenti secepat saat aku jatuh hati
Jatuhkan hatiku kepadamu sehingga hidupku pun berarti
Cinta tak mudah berganti, tak mudah berganti jadi benci
Walau kini aku harus pergi tuk sembuhkan hati

Walau seharusnya bisa saja dulu aku menghindar
Dari pahitnya cinta
Namun ku pilih begini, biar ku terima
Sakit demi jalani cinta (cinta)

Cinta tak mungkin berhenti secepat saat aku jatuh hati
Jatuhkan hatiku kepadamu sehingga (sehingga) hidupku (hidupku) pun berarti
Cinta tak mudah berganti, tak mudah berganti jadi benci
Walau kini aku harus pergi tuk sembuhkan hati

Hanya kamu yang bisa
Bisa membuatku rela (rela menjalani segalanya)
Rela menangis karenamu (ku rela ku rela)

Cinta tak mungkin berhenti secepat saat aku jatuh hati
Jatuhkan hatiku kepadamu sehingga hidupku pun berarti
Cinta tak mudah berganti (cinta tak mungkin berhenti)
Tak mudah berganti jadi benci (tak mudah untuk berganti)
Walau kini aku harus pergi tuk sembuhkan hati Biar ku pergi sembuhkan hati

Lirik Lagu yang sering gue baca ketika lagi GALAU

I’m walking up from my summers dreams again
try to thinking if you’re alright
then I’m shattered by the shadows of your eyes
knowing you’re still here by my side

* I can see you if you’re not with me
I can say to my self if you’re OKAY
I can feel you if you’re not with me
I can reach you my self, you show me the way

life was never be so easy as it seems
’till you come and bring your love inside
no matter space and distance make it look so far
still I know you’re still here by my side
back to reff*

yea..you’ve made me so alive ,you give the best for me..love and fantasy
yeah..and i never feel so lonely, coz you’re always here with me..yeah..always here with me
back to reff*
I’m walking up from my summers dreams again
try to thinking if you’re alright
then I’m shattered by the shadows of your eyes
knowing you’re still here by my side

http://www.4shared.com/embed/340341924/9800bc30

Makalah Seni Rupa

BAB 1 PENDAHULUAN

  1. A.     Latar Belakang

Teater adalah istilah lain dari drama, tetapi dalam pengertian yang lebih luas, teater adalah proses pemilihan teks atau naskah (kalau ada) , penafiran, penggarapan, penyajian atau pementasan dan proses pemahaman atau penikmatan dari public atau audience (bisa pembaca, pendengar, penonton, pengamat, kritikus atau peneliti).

 

  1. B.     Tujuan

Tujuan dalam pembuatan makalah ini yaitu dalam pemenuhan tugas yang telah diberikan oleh guru pengajar.

 

 

  1. C.     Ruang Lingkup

Dalam pembuatan makalah ini kami hanya membahas tentang seni rupa, seni music, seni tari dan seni teater.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB 2 TINJAUAN TEORI

  1. 1.      SENI RUPA  

Seni rupa adalah cabang seni yang membentuk karya seni dengan media yang bisa ditangkap mata dan dirasakan dengan rabaan. Kesan ini diciptakan dengan mengolah konsep garis, bidang, bentuk, volume, warna, tekstur, dan pencahayaan dengan acuan estetika.

  1. a.      Seni Rupa Murni

Seni rupa murni, dibuat dengan fungsi murni untuk keindahan.

  1. 1.       Seni Lukis

Seni lukis adalah salah satu cabang dari seni rupa. Dengan dasar pengertian yang sama, seni lukis adalah sebuah pengembangan yang lebih utuh dari menggambar. Melukis adalah kegiatan mengolah medium dua dimensi atau permukaan dari objek tiga dimensi untuk mendapat kesan tertentu. Medium lukisan bisa berbentuk apa saja, seperti kanvaskertaspapan, dan bahkan film di dalam fotografi bisa dianggap sebagai media lukisan. Alat yang digunakan juga bisa bermacam-macam, dengan syarat bisa memberikan imajinasi tertentu kepada media yang digunakan.

  1. a.      Sejarah umum seni lukis
    1. Zaman prasejarah

Peninggalan-peninggalan prasejarah memperlihatkan bahwa sejak ribuan tahun yang lalu, nenek moyang manusia telah mulai membuat gambar pada dinding-dinding gua untuk menceritakan bagian-bagian penting dari kehidupan. Sebuah lukisan atau gambar bisa dibuat hanya dengan menggunakan materi yang sederhana seperti arangkapur, atau bahan lainnya. Salah satu teknik terkenal gambar prasejarah yang dilakukan orang-orang gua adalah dengan menempelkan tangan di dinding gua, lalu menyemburnya dengan kunyahan dedaunan atau batu mineral berwarna. Hasilnya adalah jiplakan tangan berwana-warni di dinding-dinding gua yang masih bisa dilihat hingga saat ini. Seperti gambar, lukisan kebanyakan dibuat di atas bidang datar seperti dindinglantaikertas, atau kanvas. Dalam pendidikan seni rupa modern di Indonesia, sifat ini disebut juga dengan dwi-matra (dua dimensi, dimensi datar). Objek yang sering muncul dalam karya-karya purbakala adalah manusia, binatang, dan objek-objek alam lain seperti pohonbukitgunung,sungai, dan laut.  Pada satu titik, ada orang-orang tertentu dalam satu kelompok masyarakat prasejarah yang lebih banyak menghabiskan waktu untuk menggambar dari pada mencari makanan.

  1. Zaman klasik

Seni lukis zaman klasik kebanyakan dimaksudkan untuk tujuan:

  1. Mistisme (sebagai akibat belum berkembangnya agama)
  2. Propaganda (sebagai contoh grafiti di reruntuhan kota Pompei)
  3.   Zaman pertengahan

Sebagai akibat terlalu kuatnya pengaruh agama di zaman pertengahan, seni lukis mengalami penjauhan dari ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan dianggap sebagai sihir yang bisa menjauhkan manusia dari pengabdian kepada Tuhan. Akibatnya, seni lukis pun tidak lagi bisa sejalan dengan realitas. Kebanyakan lukisan di zaman ini lebih berupa simbolisme, bukan realisme.

  1. Zaman Renaissance

Berawal dari kota Firenze. Setelah kekalahan dari Turki, banyak sekali ilmuwan dan budayawan (termasuk pelukis) yang menyingkir dari Bizantium menuju daerah semenanjung Italia sekarang. Seni rupa menemukan jiwa barunya dalam kelahiran kembali seni zaman klasik. pengaruh seni di kota Firenze menyebar ke seluruh Eropa hingga Eropa Timur.

Tokoh yang banyak dikenal dari masa ini adalah: Tomassi, Donatello, Leonardo da Vinci, Michaelangelo, dan Raphael.

  1. Sejarah Seni Lukis di Indonesia

Seni lukis modern Indonesia dimulai dengan masuknya penjajahan Belanda di Indonesia. Kecenderungan seni rupa Eropa Barat pada zaman itu ke aliran romantisme membuat banyak pelukis Indonesia ikut mengembangkan aliran ini.

  1. b.      Aliran seni lukis
    1. 1.       Surrealisme

                Lukisan aliran surrealisme ini kebanyakan menyerupai bentuk-bentuk yang sering ditemui di dalam mimpi dan sebenarnya bentuk dari gudang fikiran bawah sadar manusia. Salah satu tokoh yang populer dalam aliran ini adalah Salvador Dali

  1. 2.       Kubisme

                Adalah aliran yang cenderung melakukan usaha abstraksi terhadap objek ke dalam bentuk-bentuk geometri untuk mendapatkan sensasi tertentu. Salah satu tokoh terkenal dari aliran ini adalah Pablo Picasso.

  1. 3.       Romantisme

                Merupakan aliran tertua di dalam sejarah seni lukis modern Indonesia. Lukisan dengan aliran ini berusaha membangkitkan kenangan romantis dan keindahan di setiap objeknya. Pemandangan alam adalah objek yang sering diambil sebagai latar belakang lukisan. Salah satu tokoh terkenal dari aliran ini adalah Raden Saleh.

  1. 4.       Plural painting

                Adalah sebuah proses beraktivitas seni melalui semacam meditasi atau pengembaraan intuisi untuk menangkap dan menterjemahkan gerak hidup dari naluri kehidupan ke dalam bahasa visual.

  1. 5.       Seni lukis daun

                Adalah aliran seni lukis kontemporer, dimana lukisan tersebut menggunakan daun tumbuh-tumbuhan, yang diberi warna atau tanpa pewarna. Seni lukis ini memanfaatkan sampah daun tumbuh-tumbuhan, dimana daun memiliki warna khas dan tidak busuk jika ditangani dengan benar.

Aliran lain : Ekspresionisme, Dadaisme, Fauvisme, Neo-Impresionisme, Realisme, Naturalisme, De Stijl.

  1. c.       Tujuan-tujuan yang dipilih oleh seorang seniman adalah sebagai berikut: Tujuan religious, tujuan magis, tujuan simbolis, tujuan estetis, tujuan komersil, dan tujuan ekspresi.

Pelukis terkenal Indonesia adalah : Affandi, Agus Djaya, Barli Sasmitawinata, Basuki Abdullah, Djoko Pekik, Dullah, Ferry Gabriel, Hendra Gunawan, Herry Dim, Jeihan, Kartika Affandi, Lee Man Fong, Mario Blanco, Otto Djaya, Popo Iskandar, Raden Saleh, S. Sudjojono, Srihadi, Sri Warso Wahono, Trubus, Atim Pekok, dan E. Darpo.S.

  1. 2.       Seni Patung

Seni patung adalah cabang seni rupa yang hasil karyanya berwujud tiga dimensi. Biasanya diciptakan dengan cara memahat, modeling (misalnya dengan bahan tanah liat) atau kasting (dengan cetakan). Seni patung di Indonesia adalah seni yang diciptaan dengan fungsinya sendiri – sendiri. contohnya di Bali patung digunakan untuk bersembahyang berbeda dengan daerah lain.

  1. Bahan dan Teknik Pembuatan Patung
    1. Bahan keras dapat berupa kayu, batu cadas atau andesit logam, gading, tulang, dan tanduk. Teknik yang digunakan untuk membuat patung dengan bahan keras adalah dengan teknik pahat, kecuali bahan yang terbuat dari logam. Sedangkan cara membuat dengan bahan keras contoh logam  dilakukan dengan teknik cor, tempa, patri dan las tuang.
    2. Bahan plastic yang dapat digunakan untuk membuat patunga adalah tanah liat, semen, plastisin, lilin, bubur kertas, sabun dan gips. Dengan teknik membentuk, membutsir, mencetak, modeling, coiling, pijit dan slabing.
    3. Bentuk dan Wujud seni Patung
      1. Bagian kop merupakan pembuatan patung yang hanya menggambarkan bagian kepala.
      2. Bagian buste merupakan pembuatan patung yang menggambarkan bagian dada atau betuk dada dan kepala.
      3. Bagian torso merupakan pembuatan patung yang menggambarkan bagian badan.
      4. Teknik Pembuatan Patung
        1. Teknik Mengecor
        2. Teknik Modeling
        3. Teknik Menempel

Pematung Indonesia adalah: Dolorosa Sinaga, Edhi Sunarso, Gregorius Sidharta, I Nyoman Nuarta.

 

  1. b.      Seni Rupa Terapan                                                                                                                            Seni rupa terapan adalah karya seni rupa yang dirancang untuk tujuan fungsional, yaitu untuk memenuhi kebutuhan fisik dan psikologis (kejiwaan) manusia. Seni rupa terapan memiliki fungsi guna atau pakai. Artinya selain sebagai benda yang bernilai seni (artistik) juga sebagai benda yang indah (estetis) dan dapat digunakan untuk kepentingan manusia. Contoh benda seni terapan antara lain benda-benda gerabah dari tanah liat, benda-benda anyaman, kerajinan keramik, peralatan rumah tangga, kerajinan furniture.                        Karya seni rupa terapan daerah setempat diciptakan untuk tujuan melestarikan nilai-nilai tradisi dan adat dalam proses serta teknik berkarya seni rupa daerah setempat. Bentuk, model, teknik, dan media memiliki keunikan/karakteristik tersendiri, sebagai kekayaan seni budaya.                                                                                                                                                       Karya seni rupa terapan daerah setempat yaitu karya seni rupa yang memiliki fungsi pakai/guna, dibuat dengan teknik (cara) dan media yang ada di daerah setempat, sebagai aset atau kekayaan budaya nasional.
    1. 1.      Hasil Karya Seni Rupa Terapan Daerah Setempat

Benda-benda seni rupa terapan yang dihasilkan di bagian daerah di wilayah Indonesia diantaranya yang terkenal adalah:

  1. Kerajinan Batik

Seni batik adalah sebagai budaya nasional yang sudah banyak dikenal di mancanegara. Sebagian besar daerah di Indonesia memiliki karya seni batik yang berbeda jenis dan coraknya. Batik termasuk karya seni terapan dua dimensi yang umumnya digunakan sebagai nama motif atau corak batik. Antara lain : Batik Solo, Batik Yogyakarta, Batik Bayumasan (Purwokerto), Batik Laseman (Lasem-Rembang), Batik Bakaran (Pati), Batik Cirebon, Batik Pekalongan (corak Pekalongan), Batik Madura, Batik Palembang, Batik Garut (Jawa barat), Batik Bali, Batik Tuban (Jawa Timur).

  1.  b.    Kerajinan keramik dari Kasongan Yogyakarta, Purwakarta, Sompok, Mayong (Jepara), Bojonegoro (Jawa Timur), Bandung, dan Kedu.
  2.  c.    Kerajinan kain tenun dari daerah Troso (Jepara), Bali, Garut, Yogyakarta, Tuban, Lombok, dan Timor.
  3.  d.    Kerajinan kuningan dari Juwana Pati (Jawa Tengah).
  4.  e.    Kerajinan ukir perak bakar dari Kota Gede Yogyakarta.
  5.  f.    Kerajinan anyaman dari bahan alami untuk benda tas, keranjang, tikar, dan topi. Daerah asal Tangerang, Kudus, Kedu, Tasikmalaya dan Bali.
  6.  g.    Kerajinan tangan untuk cinderamata (souvenir) dari daerah Surakarta, Jepara, Yogyakarta, Jakarta, Bali, Bandung, Palembang, Makassar, dan Samarinda.
  7.  h.    Kerajinan wayang kulit (Wayang / boneka yang terbuat dari kulit berbentuk dua dimensi) digunakan untuk seni perdalangan atau sebagai hiasan. Dihasilkan dari daerah Yogyakarta, Surakarta, Kedu, Bali, dan Jawa Timur.
  8.   i.    Wayang Golek (boneka berbentuk tiga dimensi) dihasilkan dari daerah, Bandung, dan Yogyakarta (Jawa tengah)
  9.   j.    Kerajinan ukir kayu, yang menghasilkan benda-benda ukir berupa perabotan rumah tangga ukir (meja, kursi, tempat tidur, almari, dan hiasan dinding) dan gambar relief. Daerah penghasik ukiran kayu antara lain Jepara, Bali, Kalimantan, Madura, dan Papua (suku Asmat), Yogyakarta, Surakarta, Cirebon, dan Palembang.
  10.  k.    Kerajinan topeng kayu dari daerah Yogyakarta, Surakarta, Betawi, Cirebon, Bali, dan Bandung.
  11.  l.     Kerajinan merangkai janur. Jawa Tengah, Bali dan Yogyakarta.
  12.  m.   Kerajinan bordir berasal dari daerah Kudus dan Tasikmalaya.
  13. 2.   Media dan Teknik Seni Rupa Terapan Daerah Setempat
    1.        a.  Media (bahan/alat) yang digunakan umumnya bahan alami dn yang mudah didapat dari daerah setempat. Contoh media seni terapan tradisional (daerah setempat) umumnya menggunakan yang harganya murah, mudah terjangkau masyarakat umum/luas, bambu, kayu, tanah liat, jenis rumput-rumputan (untuk anyaman), eceng gondok, tempurung (batok) kelapa, kulit kerang, kulit hewan, batu marmer, batu andesit, dan daun-daunan.
    2.        b.  Teknik (cara) yang digunakan dalam pembuatan karya seni terapan daerah setempat atau tradisional pada umumnya sangat sederhana yaitu dengan menggunakan tangan atau dengan alat bukan mekanis (mesin). Misalnya dalam pembuatan anyaman bambu daun, ukirankayu, kain tenun, kain songket keramik tradisi, wayang kulit dan golek, bordir, sulaman, kain batik. Dikerjakan secara perorangan atau kelompok. Dengan cara (teknik) ukir, pahat, anyam, aplikasi, jahit, butsir, membentuk.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. 2.    SENI MUSIK
  •    Pengertian seni music
  1. Seni Musik adalah bagian dari aktivitas kultur dan sosial manusia , dimana seni musik untuk mengekspresikan perasaan dan idenya.
  2. Seni Musik adalah kesenian yang berupa bunyi/kesan terhadap sesuatu yang ditangkap oleh indera pendengar , dan sebagai karya seni dengan segenap unsur pokok dan pendukungnya.
  3. Seni Musik adalah suatu wujud karya dalam bentuk nada, dan memiliki tempo yang dapat diikuti oleh penikmatnya , dan musik itu terlahir dari aliran aliran nadi yang yangdisertai dorongan sensitif karena salah satu indera nya merasakan rangsangan.
  •   Alat-alat musik
    Alat musik petik: gitar, kecapi, sasando, banjo, ukulele, mandolin, harpa, gambus
    Alat musik gesek: biola, rebab, cello
    Alat musik ketuk: organ, piano, harpsichord,
    Alat musik tiup: seruling, terompet, trombon, harmonika, pianika, recorder sopran,
    Alat musik pukul: tamborin, jidor, rebana, gamelan,
    Alat musik moderen: gitar listrik, organ, akordeon, drum,
  •   Aliran-aliran musik
    1. Blues
    2. Rock/Rock n Roll
    3. Metal :
  1. Blues Rock
  2. Classic Metal
  3. Progresive Metal
  4.  American Metal
  5.  Punk
  6.  Grunge
  7.  Heavy Metal
  8.  Soft Rock/Pop Rock
  9.  Speed Metal/Power Metal/Thrash
  10.  Muso Metal/Instrumental Metal
  11.  Death Metal/Doom Metal/Black Metal/White Metal/Grindcore
  12.  Rap Metal/Rap Core
  13. Alternative Metal
  • Hal-hal yang dipelajari dalam teori musik mencakup
  1. 1.       Suara

Teori musik menjelaskan bagaimana suara dinotasikan atau dituliskan dan bagaimana suara tersebut ditangkap dalam benak pendengarnya. Dalam musik, gelombang suara biasanya dibahas tidak dalam panjang gelombangnya maupun periodenya, melainkan dalam frekuensinya. Aspek-aspek dasar suara dalam musik biasanya dijelaskan dalam tala (Inggrispitch, yaitu tinggi nada), durasi (berapa lama suara ada), intensitas, dan timbre (warna bunyi).

  1. 2.       Nada

Suara dapat dibagi-bagi ke dalam nada yang memiliki tinggi nada atau tala tertentu menurut frekuensinya ataupun menurut jarak relatif tinggi nada tersebut terhadap tinggi nada patokan. Perbedaan tala antara dua nada disebut sebagai interval. Nada dapat diatur dalam tangga nada yang berbeda-beda. Tangga nada yang paling lazim adalah tangga nada mayortangga nada minor, dan tangga nada pentatonikNada dasar suatu karya musik menentukan frekuensi tiap nada dalam karya tersebut. Nada dalam teori musik diatonis barat diidentifikasikan menjadi 12 nada yang masing-masing diberi nama yaitu nada C,D,E,F,G,A dan B. Serta nada-nada kromatis yaitu Cis/Des, Dis/Es, Fis/Ges, Gis/As, dan Ais/Bes.

  1. 3.       Ritme

Ritme adalah pengaturan bunyi dalam waktuBirama merupakan pembagian kelompok ketukan dalam waktu. Tanda birama menunjukkan jumlah ketukan dalam birama dan not mana yang dihitung dan dianggap sebagai satu ketukan. Nada-nada tertentu dapat diaksentuasi dengan pemberian tekanan (dan pembedaan durasi).

  1. 4.       Notasi

Notasi musik merupakan penggambaran tertulis atas musik. Dalam notasi balok, tinggi nada digambarkan secara vertikal sedangkan waktu (ritme) digambarkan secara horisontal. Kedua unsur tersebut membentuk paranada, di samping petunjuk-petunjuk nada dasartempodinamika, dan sebagainya.

  1. 5.       Melodi

Melodi adalah serangkaian nada dalam waktu. Rangkaian tersebut dapat dibunyikan sendirian, yaitu tanpa iringan, atau dapat merupakan bagian dari rangkaian akord dalam waktu (biasanya merupakan rangkaian nada tertinggi dalam akord-akord tersebut).

Melodi terbentuk dari sebuah rangkaian nada secara horisontal. Unit terkecil dari melodi adalah Motif. Motif adalah tiga nada atau lebih yang memiliki maksud atau makna musikal. Gabungan dari Motif adalah Semi Frase, dan gabungan dari Semi Frase adalah Frase (Kalimat). Sebuah Melodi yang paling umum biasanya terdiri dari dua Semi Frase yaitu kalimat tanya (Antisiden) dan kalimat jawab (Konsekuen).

  1. 6.       Harmoni

Harmoni secara umum dapat dikatakan sebagai kejadian dua atau lebih nada dengan tinggi berbeda dibunyikan bersamaan, walaupun harmoni juga dapat terjadi bila nada-nada tersebut dibunyikan berurutan (seperti dalam arpeggio). Harmoni yang terdiri dari tiga atau lebih nada yang dibunyikan bersamaan biasanya disebut akord.

  1. 3.    SENI TARI

Seni Tari adalah seni yang diwujudkan dalam bentuk gerak, atau  aeni tari adalah ekspresi jiwa yang diungkapkan dengan bentuk-bentuk gerakan ritmis yang indah. Dalam seni tari harus terdapat unsur-unsur gerakan, ritmis, estetika, ruang, tujuan, dan tempo (waktu).

Jenis tari ditinjau dari bentuk penyajiannya terbagi  tiga kelompok, yaitu:

  1. Tari Tunggal

Tari Tunggal yaitu tari yang dilakukan oleh satu orang. Contohnya adalah tari gambir anom, tari koncar, tari gunung sari, tari gatotkaca, tari bondan, tari gambyong dan tari kukilo.

Jenis tari menurut fungsinya:

  1. Tari pertunjukan
  2. Tari hiburan
  3. Tari pergaulan, dan
  4. Tari upacara

Menurut isi dan tema jenisnya:

  1. Tari aerotik
  2. Tari heroik, dan
  3. Tari pantomime

Menurut koreografi dibedakan menjadi :

  1. Tari rakyat, adalah tari yang hidup dikalangan/daerah setempat. Tari ini  belum mempunyai norma-norma dan aturan tertentu, bersifat sederhana dan menyatu dengan kehidupan masyarakat. Sifatnya sekedar memenuhi kebutuhan tradisi masyarakat setempat, seperti upacara.
  2. 2.    Tari klasik, sudah mengalami perkembangan penggarapan pencapaia standar tertentu kristalisasi. Tari klasik berasal dan tumbuh dari lingkungan bangsawan atau kraton. Nilainya artistik dan nilai estetik sudah tinggi.
  3. Tari kreasi baru, yaitu tari yang dihasilkan dari perkembangan penggarapan baru. Sumbernya dari elemen-elemen gerak tari tradisi yang susunannya  bernafaskan baru. Dicipta oleh para seniman tari atau koreografer. Tari kreasi baru bukan kontenporer atau modern.
  4. Tari Berpasangan

Tari berpasangan yaitu tari yang dilakukan dengan berpasangan, laki-laki dengan perempuan, laki-laki dengan laki-laki, perempuan dengan perempuan.

  1. Tari Kelompok/Massal

Tari ini dilakukan dengan ramai-ramai, atau dengan menggunakan banyak penari.

Macam-Macam Tarian Indonesia

  1.  Tari Gantar
    Tarian yang menggambarkan gerakan orang menanam padi. Tongkat menggambarkan kayu penumbuk sedangkan bambu serta biji-bijian didalamnya menggambarkan benih padi dan wadahnya.
    Tarian ini cukup terkenal dan sering disajikan dalam penyambutan tamu dan acara-acara lainnya.Tari ini tidak hanya dikenal oleh suku Dayak Tunjung namun juga dikenal oleh suku Dayak Benuaq. Tarian ini dapat dibagi dalam tiga versi yaitu tari Gantar Rayatn, Gantar Busai dan Gantar Senak/Gantar Kusak.
  2. Tari Kancet Papatai / Tari Perang
    Tarian ini menceritakan tentang seorang pahlawan Dayak Kenyah berperang melawan musuhnya. Gerakan tarian ini sangat lincah, gesit, penuh semangat dan kadang-kadang diikuti oleh pekikan si penari.
    Dalam tari Kancet Pepatay, penari mempergunakan pakaian tradisionil suku Dayak Kenyah dilengkapi dengan peralatan perang seperti mandau, perisai dan baju perang. Tari ini diiringi dengan lagu Sak Paku dan hanya menggunakan alat musik Sampe.
  3.  Tari Kancet Ledo / Tari Gong
    Jika Tari Kancet Pepatay menggambarkan kejantanan dan keperkasaan pria Dayak Kenyah, sebaliknya Tari Kancet Ledo menggambarkan kelemahlembutan seorang gadis bagai sebatang padi yang meliuk-liuk lembut ditiup oleh angin.
    Tari ini dibawakan oleh seorang wanita dengan memakai pakaian tradisionil suku Dayak Kenyah dan pada kedua tangannya memegang rangkaian bulu-bulu ekor burung Enggang. Biasanya tari ini ditarikan diatas sebuah gong, sehingga
  4.  Tari Kancet Lasan
    Menggambarkan kehidupan sehari-hari burung Enggang, burung yang dimuliakan oleh suku Dayak Kenyah karena dianggap sebagai tanda keagungan dan kepahlawanan. Tari Kancet Lasan merupakan tarian tunggal wanita suku Dayak Kenyah yang sama gerak dan posisinya seperti Tari Kancet Ledo, namun si penari tidak mempergunakan gong dan bulu-bulu burung Enggang dan juga si penari banyak mempergunakan posisi merendah dan berjongkok atau duduk dengan lutut menyentuh lantai. Tarian ini lebih ditekankan pada gerak-gerak burung Enggang ketika terbang melayang dan hinggap bertengger di dahan pohon.
  5. Tari Leleng
    Tarian ini menceritakan seorang gadis bernama Utan Along yang akan dikawinkan secara paksa oleh orangtuanya dengan pemuda yang tak dicintainya. Utan Along akhirnya melarikan diri kedalam hutan. Tarian gadis suku Dayak Kenyah ini ditarikan dengan diiringi nyanyian lagu Leleng.
  6.  Tari Hudoq
    Tarian ini dilakukan dengan menggunakan topeng kayu yang menyerupai binatang buas serta menggunakan daun pisang atau daun kelapa sebagai penutup tubuh penari. Tarian ini erat hubungannya dengan upacara keagamaan dari kelompok suku Dayak Bahau dan Modang. Tari Hudoq dimaksudkan untuk memperoleh kekuatan dalam mengatasi gangguan hama perusak tanaman dan mengharapkan diberikan kesuburan dengan hasil panen yang banyak.
  7.  Tari Hudoq Kita’
    Tarian dari suku Dayak Kenyah ini pada prinsipnya sama dengan Tari Hudoq dari suku Dayak Bahau dan Modang, yakni untuk upacara menyambut tahun tanam maupun untuk menyampaikan rasa terima kasih pada dewa yang telah memberikan hasil panen yang baik. Perbedaan yang mencolok anatara Tari Hudoq Kita’ dan Tari Hudoq ada pada kostum, topeng, gerakan tarinya dan iringan musiknya. Kostum penari Hudoq Kita’ menggunakan baju lengan panjang dari kain biasa dan memakai kain sarung, sedangkan topengnya berbentuk wajah manusia biasa yang banyak dihiasi dengan ukiran khas Dayak Kenyah. Ada dua jenis topeng dalam tari Hudoq Kita’, yakni yang terbuat dari kayu dan yang berupa cadar terbuat dari manik-manik dengan ornamen Dayak Kenyah.
  8. Tari Serumpai
    Tarian suku Dayak Benuaq ini dilakukan untuk menolak wabah penyakit dan mengobati orang yang digigit anjing gila. Disebut tarian Serumpai karena tarian diiringi alat musik Serumpai (sejenis seruling bambu).
  9.  Tari Belian Bawo
    Upacara Belian Bawo bertujuan untuk menolak penyakit, mengobati orang sakit, membayar nazar dan lain sebagainya. Setelah diubah menjadi tarian, tari ini sering disajikan pada acara-acara penerima tamu dan acara kesenian lainnya. Tarian ini merupakan tarian suku Dayak Benuaq.
  10. Tari Kuyang
    Sebuah tarian Belian dari suku Dayak Benuaq untuk mengusir hantu-hantu yang menjaga pohon-pohon yang besar dan tinggi agar tidak mengganggu manusia atau orang yang menebang pohon tersebut.
  11.  Tari Pecuk Kina
    Tarian ini menggambarkan perpindahan suku Dayak Kenyah yang berpindah dari daerah Apo Kayan (Kab. Bulungan) ke daerah Long Segar (Kab. Kutai Barat) yang memakan waktu bertahun-tahun.
  12.  Tari Datun
    Tarian ini merupakan tarian bersama gadis suku Dayak Kenyah dengan jumlah tak pasti, boleh 10 hingga 20 orang. Menurut riwayatnya, tari bersama ini diciptakan oleh seorang kepala suku Dayak Kenyah di Apo Kayan yang bernama Nyik Selung, sebagai tanda syukur dan kegembiraan atas kelahiran seorang cucunya. Kemudian tari ini berkembang ke segenap daerah suku Dayak Kenyah.
  13. Tari Ngerangkau
    Tari Ngerangkau adalah tarian adat dalam hal kematian dari suku Dayak Tunjung dan Benuaq. Tarian ini mempergunakan alat-alat penumbuk padi yang dibentur-benturkan secara teratur dalam posisi mendatar sehingga menimbulkan irama tertentu.
  14.  Tari Baraga’ Bagantar
    Awalnya Baraga’ Bagantar adalah upacara belian untuk merawat bayi dengan memohon bantuan dari Nayun Gantar. Sekarang upacara ini sudah digubah menjadi sebuah tarian oleh suku Dayak Benuaq.
  15. 4.    SENI TEATER

Teater adalah istilah lain dari drama, tetapi dalam pengertian yang lebih luas, teater adalah proses pemilihan teks atau naskah (kalau ada) , penafiran, penggarapan, penyajian atau pementasan dan proses pemahaman atau penikmatan dari public atau audience (bisa pembaca, pendengar, penonton, pengamat, kritikus atau peneliti). Proses penjadian drama ke teater disebut prose teater atau disingkat berteater. Teater berasal dari kata theatron yang diturunkan dari kata theaomai(bahasa yunani) yang artinya takjub melihat atau memandang.
Teater bisa diartikan dengan dua cara yaitu dalam arti sempit dan dalam arti luas.
Teeater dalam arti sempit adalah sebagai drama (kisah hidup dan kehiudpan manusia yang diceritakan di atas pentas, disaksikan orang banyak dan didasarkan pada naskah yang tertulis.
Dalam arti luas, teater adalah segala tontonan yang dipertunjukkan di depan orang banyak contohnya wayang orang, ketoprak, ludruk dan lain-lain.

Macam – macam seni teater yang sering kita jumpai adalah sebagai berikut

  1. Reog ponorogo
  2. Wayang Orang
  3. Ludruk
  4. Ketoprak
  5.  Lenong Betawi
  6.  Mamanda
  7.  Randai
  8.  dan lain – lain

Indonesia mempunyai dua teater, yaiyu:

  1. Teater Tradisional

Teater Tradisional adalah bentuk pertunjukan yang pesertanya dari daerah setempat karena terkondisi dengan adat istiadat, sosial masyarakat dan struktur geografis masing-masing daerah.

Ciri-ciri Teater Tradisional :

  1. 1.  Pementasan panggung terbuka (lapangan, halaman rumah),
  2. 2.  Pementasan sederhana,
  3. 3.  Ceritanya turun temurun.

 

  1. Teater Modern

Modern adalah cerita yang bahannya dari kejadian-kejadian sehari-hari, atau karya sastra.

contoh Teater Modern :

a. drama

b. teater

c. sinetron

d. film

 

Ciri-ciri Teater Modern

  1. Panggunga tertata
  2.  Ada pengaturan jalan cerita
  3.  Tempat panggung tertutup

Unsur-unsur Teater adala sebagai berikut:

  1. 1.       Naskah/Skenenario

Naskah/Skenario berisi kisah dengan nama tokoh dan diaolog yang duicapkan.

  1. 2.        Skenario

Skenario merupakan nsakah drama (besar) atau film, yang isinya lengkap, seperti : keadaan, properti, nama tokoh, karakter, petunjuk akting dan sebagainya. Tujuan dari naskah/skenario untuk sutradara agar penyajiannya lebih realistis.

  1. 3.       Pemain/Pemeran/Tokoh

Pemain merupakan orang yang memeragakan tokoh tertentu pada film/sinetron biasa disebut aktris/aktor.

Macam-macam peran :

  1.  Peran Utama

Peran Utama Yaitu peran yang menjadi pusat perhatian penonton dalam suatu kisah

  1.  Peran Pembantu

Peran Pembantu Yaitu peran yang tidak menjadi pusat perhatian

  1.  Peran Tambahan/Figuran

Figuran Yaitu peran yang diciptakan untuk memperkuat gambar suasana

  1. 4.       Sutradara

Sutradara merupakan orang yang memimpin dan mengatur sebuah teknik pembuatan atau pementasan teater/drama/film/sinetron.

  1. 5.        Properti

Properti merupakan sebuah perlengkapan yang diperlukan dalam pementasan drama atau film. Contohnya : kursi, meja, robot, hiasan ruang, dekorasi, dan lain-lain

  1. 6.       Penataan

Seluruh pekerja yang terkait dengan pendukung pementasan teater, antara lain:

  1. Tata Rias.

Tata Rias adalah cara mendadndani pemain dalam memerankan tokoh teater agar lebih meyakinkan

  1. Tata Busana

Tata Busana adalah pengaturan pakaina pemain agar mendukung keadaan yang menghendaki. Contohnya : pakaian sekolah lain dengan pakaian harian

  1.  Tata Lampu

Tata Lampu adalah pencahayaan dipanggung

  1. Tata Suara

Tata Suara adalah pengaturan pengeras suara

  1. 7.       Penonton

Penonton adalah undur dalam pementasan drama/teater/sandiwara atau film karena sebagai saksi dari hasil akhir kerabat kerja. Penonton sebagai evaluator yang mengapresiasi dan menilai hasil karya seni yang dipentaskan. Bentuk karya seni akan sia-sia jika tidak memiliki penikmat karya. Pada setiap pementasan seni pasti ada penonton. Penonton menonton untuk menghibur hatinya dan bagi senimannya bisa sebagaievaluator dari karyanya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bab 3 Penutup

 

  1. A.     Kesimpulan

Seni rupa adalah cabang seni yang membentuk karya seni dengan media yang bisa ditangkap mata dan dirasakan dengan rabaan.  Seni Musik adalah suatu wujud karya dalam bentuk nada, dan memiliki tempo yang dapat diikuti oleh penikmatnya , dan musik itu terlahir dari aliran aliran nadi yang yangdisertai dorongan sensitif karena salah satu indera nya merasakan rangsangan. Seni Tari adalah seni yang diwujudkan dalam bentuk gerak, atau  aeni tari adalah ekspresi jiwa yang diungkapkan dengan bentuk-bentuk gerakan ritmis yang indah. Teater adalah istilah lain dari drama, tetapi dalam pengertian yang lebih luas, teater adalah proses pemilihan teks atau naskah (kalau ada) , penafiran, penggarapan, penyajian atau pementasan dan proses pemahaman atau penikmatan dari public atau audience (bisa pembaca, pendengar, penonton, pengamat, kritikus atau peneliti).

 

  1. B.     Keritik dan Saran

Saya menyadari dalam pembuatan makalah ini mungkin masih banyak sekali terdapat kesalahan, maka dari itu saya minta maaf yang sebesar-besarnya, tapi saya berharap agar makalah ini bermanfaat bagi kita semua dan dapat menambah wawasan kita.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

  1. http://id.wikipedia.org/wiki/Seni_lukis
  2. http://id.wikipedia.org/wiki/Seni
  3. http://www.techinfo.web.id/2009/08/seni-rupa-murni-dan-seni-rupa-terapan.html
  4. http://www.smpn7bgr.com/?ttg=ksi&h=3486&y=1&kat=Religi&oleh=DESI%20TRI%20LESTARI&jdl=seni%20rupa%20terapan
  5. http://id.wikipedia.org/wiki/Seni_patung
  6. http://id.wikipedia.org/wiki/Seni_Musik
  7. http://id.wikipedia.org/wiki/Seni_Tari
  8. http://id.wikipedia.org/wiki/Seni_Teater
  9. LKS kelas IX KTSP

 

Materi Biologi

Reproductive System

Published 29 September 2011

Their Function

OVIDUCT   : Site of fertilization

(tempat terjadinya pembuahan)

OVARY    :  The place egg production ( Ovum )

OVARIUM   : Tempat memproduksi Sel telur (Ovum)

UTERINE  :  Growing place embryos

UTERUS   :  Tempat berkembanngnya Embrio

SERVIX     :  Place of the baby out as normal

SERVIKS   : Tempat keluarnya bayi secara normal

VAGINA    : Sperm enter the place and place of discharge of infants in the norm
VAGINA   :  Tempat memasukkan Sperma dari penis dan tempat keluarnya bayi secara normal

Their Function

 

PENIS  : Memasukkan Sperma ke dalam Vagina

PENIS: Entering the Sperm into the Vagina

VANS DEFERENTS : Menyalurkan sperma dari epdidimis ke saluran yang lebih lanjut

VANS DEFERENT : Distributed sperm from epdidimis to the channel further

TESTIS    :  Tempat memproduksi Sperma

TESTES      : site to produce sperm

EPIDIDIMIS    :   Tempat Pematangan Sel sperma menjadi Spermatozoa

EPIDIDIMIS : The Maturation of sperm cells become spermatozoa

 

MENSTRUAL CYCLE (Siklus Menstruasi)

Menstruation cycle  in women is normally 28 days but could be 21-35 days, in her life a woman can produce 400-500 eggs

Beginning of the menstrual cycle will occur after the beginning of puberty, around age 8-13. During the menstrual cycle, one ovary produces a mature egg cell, the walls of the uterus will be prepared to accept a fertilized egg and uterine lining will be damaged or decayed if the egg is not fertilized ovum.

The first menstrual cycle is called menarche.

Pre Phase evolasi

1. Pituitary gland ( hypothalamus ) secrete FSH ( Follicle Stimulating Hormone ). FSH stimulates the follicles in the ovaries to produce estrogen.

2. Estrogen stimulates the uterus to prepare for implantation of the ovum.

Ovulation phase

Ripe egg will come out of the ovary. This event is called ovulation.

Phase Post- Ovulation

a. Ovum moves into the fallopian tubes toward the uterus.

b. The remaining follicles in the ovary will change shape into a corpus luteum.

c. The corpus luteum secretes the hormone progesterone will

d. The uterus wall thicken so that the uterus ready for implantation of the fertilized ovum

If fertilization does not occur,

a. The corpus luteum is damaged and stops the production of progesterone and estrogen.

b. Endometrium ( uterine lining ) damaged or decayed resulting in menstruation

Menstruation occurs every month about two weeks after ovulation and usually lasts 3-7 days.

A normal menstrual cycles continue until a woman aged 40 ‘s or 50′s. As of the natural aging ovary thus the menstrual cycle becomes irregular and finally stopped. This is called menopause.

Siklus menstruasi pada wanita adalah secara normal 28 hari tapi bisa  21 – 35 hari, dalam hidupnya seorang wanita bisa menghasilkan 400-500 sel telur

Awal siklus menstruasi akan terjadi setelah awal pubertas, sekitar usia 8-13. Selama siklus menstruasi, satu ovarium menghasilkan sel telur yang matang, dinding  rahim akan dipersiapkan untuk menerima  sel telur yang dibuahi, dan dinding rahim akan rusak atau meluruh  jika  sel telur telur tidak dibuahi.

Siklus menstruasi pertama disebut menarche.

Fase Pre evolasi

1.  Kelenjar pituitari (Hipotalamus) mensekresi FSH ( Follicle Stimulating Hormone ). FSH merangsang folikel  dalam ovarium untuk menghasilkan estrogen.

2.  Estrogen merangsang uterus untuk mempersiapkan implantasi ovum.

Fase Ovulasi

Sel telur sudah matang  akan  keluar dari ovarium. Peristiwa ini disebut ovulasi.

Fase Pasca Ovulasi

a.  Ovum  bergerak ke tuba falopi menuju rahim.

b.  Folikel yang tersisa di ovarium akan berubah  bentuk menjadi  korpus luteum.

c.  Korpus luteum akan mensekresi hormon progesteron

d.  Dinding Rahim menebal sehingga rahim siap menerima implantasi ovum yang telah dibuahi

Jika pembuahan tidak terjadi,

a.   Korpus luteum rusak dan produksi progesteron dan estrogen berhenti.

b.   Endometrium (dinding rahim ) rusak atau meluruh sehingga terjadi menstruasi

Menstruasi terjadi setiap bulan sekitar dua minggu setelah ovulasi dan biasanya    berlangsung 3-7 hari.

Siklus menstruasi normal berlanjut sampai wanita berumur  40-an atau 50-an. Sebagai akibat dari penuaan alami ovarium sehingga siklus menstruasi menjadi tidak teratur dan akhirnya berhenti. Ini disebut menopause.

 

Nervous system consist to part:
1. Neuron and the senses
2. Central nervous system (the brain and spinal cord)

Sistem saraf terdiri:

1. Sel saraf dan Indra (Receptor)

2. Sistem saraf pusat (Otak dan sumsum tulang belakang)

NEURON (Sel Saraf)

The Neuron is the functional unit of the nervous system. Humans have about 100 billion neurons in their brain alone! While variable in size and shape,

Neuron adalah unit fungsional dari sistem saraf. Manusia memiliki sekitar 100 miliar neuron di otak nya. Bentuk dan ukurannya bervariasi.

 

all neurons have three parts.

1. Dendrites receive information from another cell and transmit the message to the cell body.

2. The cell body contains the nucleus, mitochondria and other organelles typical of eukaryotic cells.

3. The axon conducts messages away from the cell body.

Semua neuron memiliki tiga bagian.

1. Dendrit menerima informasi dari neuron lain dan mengirimkan pesan ke sel tubuh.

2.  Badan sel berisi inti, mitokondria dan organel lainnya khas sel eukariotik.

3.  Akson mengantarkan rangsangan  dari badan sel

Some axons are wrapped in a

Myelin sheath

formed from the plasma membranes of specialized glial cells known as Schwann cells. Schwann cells serve as supportive, nutritive, and service facilities for neurons.

node of Ranvier:

The gap between Schwann cells  serves as points along the neuron for generating a signal. Signals jumping from node to node travel hundreds of times faster than signals traveling along the surface of the axon. This allows your brain to communicate with your toes in a few thousandths of a second.

Beberapa akson dibungkus oleh :

Selubung mielin : terbentuk dari membran plasma sel glial khusus yang dikenal sebagai Sel Schwann. Sel Schwann berfungsi sebagai pelindung,penyokong dan sumber  nutrisi, bagi  neuron.

Nodus Ranfier :Celah antara sel-sel Schwann, yang  berfungsi sebagai titik sepanjang neuron untuk menghasilkan sinyal. Sinyal melompat dari node ke node perjalanan ratusan kali

Structure of a typical neuron.

Three types of neurons occur.

1. Sensory Neuron

 

Sensory neurons typically have a long dendrite and short axon,

Function :  carry messages from sensory receptors to the central nervous system.

Neuron sensorik biasanya memiliki dendrit panjang dan akson pendek, Function : Membawa pesan dari reseptor sensorik ke sistem saraf pusat.

2.  Interneuron

 

found only in the central nervous system

Function :  connected between sensory neuron and motor neuron.

Interneuron hanya ditemukan dalam sistem saraf pusat

Fungsi:  menghubungkan antara neuron sensoris dan  neuron motoris

3.  Motor neuron

 

Motor neurons have a long axon and short dendrites

Function : transmit messages from the central nervous system to the muscles (or to glands).

Neuron motoris  memiliki akson panjang dan dendrit pendek

Fungsi :  mengirimkan pesan dari sistem saraf pusat ke otot ( atau kelenjar

 

 

 

 

SENSES

Published 1 November 2011

1. EYES (MATA)

Our eyes are organs that let us see. Eyes detect both brightness and color

 

Iris – the colored part of the eye – it controls the amount of light that enters the eye by changing the size of the pupil

IRIS : bagian berwarna dari mata : mengatur jumlah cahaya yang yang masuk mata dengan mengubah ukuran pupil

Pupil – the opening in the center of the iris- it changes size as the amount of light changes (the more light, the smaller the hole)
Pupil — terletak di tengah iris -merubah ukuran ketika jumlah cahaya berubah (Cahaya yang terang, lubang kecil )
Cornea – the clear, dome-shaped tissue covering the front of the eye.

 

Cornea – berbentuk kubah jaringan yang menutupi depan mata.
Lens – a crystalline structure located just behind the iris – it focuses light onto the retina

Lensa – Terletak tepat di belakang iris – itu memfokuskan cahaya ke retina
Optic nerve – the nerve that transmits electrical impulses from the retina to the brain

Saraf optik – saraf yang mengirimkan impuls listrik dari retina ke otak

Retina – sensory tissue that lines the back of the eye. It contains millions of photoreceptors (rods and cones) that convert light rays into electrical impulses that are relayed to the brain via the optic nerve

Retina – Jaringan sensoris yang melapisi bagian belakang mata. berisi jutaan fotoreseptor ( batang dan kerucut ) yang mengkonversi sinar cahaya menjadi rangsangan yang diteruskan ke otak melalui saraf optik

Vitreous – a thick, transparent liquid that fills the center of the eye – it is mostly water and gives the eye its form and shape (also called the vitreous humor)

Vitreous – cairan, kental transparan yang mengisi bagian tengah mata – terdiri sebagian besar air dan memberikan bentuk mata (juga disebut vitreous humor )

 

 

 

 

KELAINAN DAN PENYAKIT PADA MATA

A. Buta Warna

 

Kelainan ini terjadi pada sel-sel retina yang dikenal dengan buta warna, Pada kelainan ini penderita tidak dapat membedakan warna-warni benda. Buta warna didefinisikan sebagai kelainan atau gangguan dalam melihat warna. Paling sering ditemui adalah gangguan melihat warna merah-hijau. Gangguan warna biru-kuning lebih jarang. Sedangkan buta warna total, yaitu tidak dapat melihat warna sama sekali, lebih jarang lagi.

Buta warna disebabkan oleh dua hal, yaitu karena turunan dan karena dapatan (acquired). Buta warna turunan terjadi akibat kurang atau tidak adanya sel konus. Fungsi sel ini adalah ‘menangkap” warna. Ada tiga jenis sel konus, yaitu yang sensitif terhadap warna merah, hijau, dan biru. Warna yang kita lihat merupakan perbaduan dari ketiganya.

Jika hanya satu atau dua jenis sel konus yang jumlahnya kurang atau tidak ada, disebut buta warna sebagian atau parsial. Artinya, penderita masih mampu melihat warna tertentu. Sedangkan jika ketiganya tidak ada atau tidak berfungsi sama sekali, maka penderita akan melihat dunia ini hitam, putih, dan abu-abu. Jenis yang terakhir ini dinamakan buta warna total.

B.  KELAINAN PADA MATA

1.  Astigmat
Astigmat adalah suatu keadaan mata yang mengalami pandangan kabur. Ini disebabkan karena rusaknya kornea mata. Untuk mengatasinya seseorang harus menggunakan kacamata silindris.

2.  Miopi (Mata dekat)

Kelainan ini disebabkan karena daya akomodasi yang lemah, sehingga bayangan benda tidak tepat pada bintik kuning melainkan di depan bintik kuning. Gejala kelainan ini yaitu hanya dapat melihat dalam jarak lebih dekat dari normal, sekitar kurang dari 30 cm, Untuk mengatasinya penderita harus menggunakan kacamata lensa negative.

3.  Hipermetropi (mata jauh)

Gejala penyakit hipermetropi adalah seseorang hanya dapat melihat dengan jarak yang jauh sekitar lebih jauh dari 30 cm. Untuk mengatasinya penderita harus menggunakan kacamata lensa positif.

 4.  Presbiopi

Kelainan presbiop sering diderita oleh orang tua, disebabkan karena daya akomodasi berubah-ubah akibat titik proksimum dan remotum penglihatan berubah-ubah. Untuk mengatasinya penderita harus menggunakan kacamata berlensa rangkap yaitu positif dan negatif.

C.  PENYAKIT PADA MATA

Penyakit yang terjadi pada mata antara lain seperti berikut.
1.  Katarak

Katarak merupakan keadaan pengeruhan pada lensa mata. Sebab- sebabnya adalah diabetes melitus, sinar X, obat-obat kortison dalam waktu lama. Penyakit ini dapat disembuhkan melalui operasi, dengan menanam lensa buatan di dalam bola mata.

 2.  Trakhoma
Trakhoma merupakan penyakit yang disebabkan terjadinya peradangan konjungktiva, yang diakibatkan karena infeksi virus. Apabila dibiarkan penyakit ini dapat menimbulkan kebutaan.

3.  Kekurangan  vitamin A
Kelainan yang terjadi karena kekurangan vitamin A yaitu rabun senja. Vitamin A sangat penting untuk kerja retina.

2.  EARS (TELINGA)

ears are in charge of collecting sounds, processing them, and sending sound signals to brain. And that’s not all — your ears also help keep body balance. So if you bend over to pick up your cat, you won’t fall down — or even worse — fall on your cat. Meow!

The ear is made up of three different sections:

1.  the outer ear,

2.  the middle ear, and

3.  the inner ear.

These parts all work together so you can hear and process sounds.

 

Telinga bertanggung jawab atas pengumpulan , pengolahan suara, dan mengirim sinyal suara ke otak. Dan itu tidak semua. Telinga juga membantu menjaga keseimbangan. Jadi jika Anda membungkuk untuk mengambil kucing Anda, Anda tidak akan jatuh ke bawah – atau bahkan lebih buruk lagi – jatuh pada kucing Anda. Meow!

Telinga terdiri dari tiga bagian yang berbeda:

1.  Telinga luar

2.  Telinga tengah, dan

3.   Telinga bagian dalam.

Ketiga bagian tersebut saling bekerja sehingga kita bisa mendengar dan poroses pendengaran

The Outer Ear: Catch the Wave

The outer ear is called the pinna or auricle (say: or-ih-kul). This is the part of the ear that people can see. It’s what people pierce to wear earrings and what your friend whispers into when it’s time for a secret. The main job of the outer ear is to collect sounds,

The outer ear also includes the ear canal, where wax is produced. Earwax is that gunky stuff that protects the canal. Earwax contains chemicals that fight off infections that could hurt the skin inside the ear canal.

Telinga bagian luar disebut pinna atau aurikel. Ini adalah bagian yang dapat dilihat orang.    Bagian  yang ditembus orang untuk memakai anting-anting dan membisik teman Anda ketika ada  rahasia. Tugas utama dari telinga luar adalah untuk mengumpulkan suara,

Telinga luar juga mencakup saluran telinga, di mana kotoran diproduksi. Kotoran telinga dapat menutupi saluran. Kotoran telinga mengandung bahan kimia yang melawan infeksi yang bisa melukai kulit di dalam kanal telinga.

The Middle Ear: Good Vibrations

After sound waves enter the outer ear, they travel through the ear canal and make their way to the middle ear. The middle ear’s main job is to take those sound waves and turn them into vibrations that are delivered to the inner ear. To do this, it needs the eardrum, which is a thin piece of skin stretched tight like a drum.

Setelah gelombang suara memasuki telinga bagian luar, gelombang berjalan melalui saluran telinga dan menuju telinga bagian tengah. Fungsi utama telinga tengah adalah untuk menerima- gelombang suara dan mengubahnya menjadi getaran yang dikirim ke telinga dalam. Untuk melakukan hal ini, perlu gendang telinga, yang merupakan lapisan tipis yang terbentang seperti drum.

The eardrum separates the outer ear from the middle ear and the ossicles (say: ah-sih-kulz). What are ossicles? They are the three tiniest, most delicate bones in your body. They include:

  • the malleus which is attached to the eardrum and means “hammer” in Latin
  • the incus which is attached to the malleus and means “anvil” in Latin
  • the stapes the smallest bone in the body, which is attached to the incus and means “stirrup” in Latin

When sound waves reach the eardrum, they cause the eardrum to vibrate. When the eardrum vibrates, it moves the tiny ossicles — from the hammer to the anvil and then to the stirrup. These bones help sound move along on its journey into the inner ear.

Gendang telinga memisahkan telinga luar dari telinga tengah dan ossicles.  ossicles adalah tiga tulang terkecil dan paling halus dalam tubuh kita. Ketiga tulang tersebut adalah . Meliputi :

1. Maleus: melekat pada gendang telinga dan berarti ” palu ” dalam bahasa Latin

2. Inkus :  melekat pada maleus dan berarti ” landasan ” dalam bahasa Latin

3. Stapes :  tulang terkecil dalam tubuh, yang melekat pada inkus dan berarti ” behel ” dalam bahasa Latin

Ketika gelombang suara mencapai gendang telinga, membuat gendang telinga bergetar. Ketika gendang telinga bergetar, bergerak ossicles kecil – dari palu , landasan dan kemudian ke sanggurdi. Tulang-tulang membantu menggetarkan suara  menuju ke  telinga bagian dalam.

 

 

The Inner Ear: Nerve Signals Start Here

Sound comes into the inner ear as vibrations and enters the cochlea a small, curled tube in the inner ear. The cochlea is filled with liquid, which is set into motion, like a wave, when the ossicles vibrate.

Suara masuk ke telinga bagian dalam memasuki koklea, Koklea adalah tabung kecil yang melingkar kedalam atau bentuk spiral). Koklea diisi dengan cairan, yang diatur menjadi gerak, seperti gelombang, ketika ossicles bergetar.

The cochlea is also lined with tiny cells covered in tiny hairs that are so small you would need a microscope to see them. They may be small, but they’re awfully important. When sound reaches the cochlea, the vibrations (sound) cause the hairs on the cells to move, creating nerve signals that the brain understands as sound.

Koklea ini juga dilapisi dengan sel kecil ditutupi rambut-rambut yang sangat kecil kita   perlu mikroskop untuk melihatnya. Mereka memang  kecil, tapi mereka sangat penting. Bila suara mencapai koklea, getaran ( suara) menyebabkan rambut pada sel bergerak, sinyal saraf yang membuat otak memahami sebagai suara.

Ear Keeping Our balance body (Telinga menjaga keseimbangan tubuh kita)

Ears do more than hear. They keep you balanced, too. In the inner ear, there are three small loops above the cochlea called semicircular canals. Like the cochlea, they are also filled with liquid and have thousands of microscopic hairs.

Telinga menjaga keseimbangan anda. Pada telinga bagian dalam, ada tiga loop kecil di atas koklea disebut kanalis semisirkularis. Seperti koklea, mereka juga diisi dengan cairan dan memiliki ribuan bulu mikroskopis.

When you move your head, the liquid in the semicircular canals moves, too. The liquid moves the tiny hairs, which send a nerve message to your brain about the position of your head. In less than a second, your brain sends messages to the right muscles so that you keep your balance.

Bila Anda meggerakkan kepala Anda, cairan dalam semicircular canals bergerak juga. Cairan bergerak rambut kecil, yang mengirimkan pesan saraf ke otak tentang posisi kepala Anda. Dalam waktu kurang dari satu detik, otak Anda akan mengirim pesan ke otot-otot yang tepat sehingga Anda menjaga keseimbangan Anda.

Sometimes the liquid in your semicircular canals keeps moving after you’ve stopped moving. To understand this, fill a cup halfway with water. Now move the cup around in a circle in front of you and then stop. Notice how the water keeps swishing around, even after the cup is still? That’s what happens in your semicircular canals when you spin in circles

Kadang-kadang cairan dalam semicircular canals Anda terus bergerak setelah Anda berhenti bergerak. Untuk memahami hal ini isilah gelas dengan air (setengah saja). Sekarang gerakkan  cangkir secara melingkar di depan Anda dan kemudian berhenti. Perhatikan bagaimana air terus bergerak, bahkan setelah cangkir berhenti di putar? Itulah yang terjadi di kanalis semisirkularis Anda ketika Anda berputar scara melingkar.

When you stop spinning or step off the ride, the fluid in your semicircular canals is still moving. The hairs inside the canals are sensing movement even though you’re standing still. That’s why you might feel dizzy — your brain is getting two different messages and is confused about the position of your head. Once the fluid in the semicircular canals stops moving, your brain gets the right message and you regain your balance.

Bila kita berhenti, cairan dalam semicircular canals Anda masih bergerak. Bulu di dalam kanal-kanal yang merasakan gerakan bahkan meskipun Anda sedang berdiri diam. Itulah mengapa Anda mungkin merasa pusing – otak  mendapatkan dua pesan yang berbeda dan bingung tentang posisi kepala Anda. Setelah cairan di kanalis semisirkularis berhenti bergerak, otak  mendapatkan pesan yang tepat dan mendapatkan kembali keseimbangan Anda.

 

Kelainan dan Penyakit pada Telinga

Telinga dapat mengalami kelainan-kelainan contohnya seperti berikut.

1.   Radang telinga (otitas media)
Penyakit ini disebabkan karena virus atau bakteri dan sering menyerang pada anak-anak. Gejalanya adalah sakit pada telinga, demam, dan pendengaran berkurang. Telinga akan mengeluarkan nanah dan kelainan ini dapat memecahkan gendang telinga.

 

2.   Labirintitis
Labirintitis merupakan gangguan pada labirin dalam telinga. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi, gegar otak, dan alergi. Gejalanya antara lain telinga berdengung, mual, muntah, vertigo, dan berkurang pendengaran.

3.   Motion sickness ( Mabuk perjalanan)

Mabuk perjalanan ini merupakan gangguan pada fungsi keseimbangan. Penyebabnya adalah rangsangan yang terus menerus oleh gerakan atau getaran-getaran yang terjadi selama perjalanan, baik darat, laut maupun udara. Biasanya disertai dengan muka pucat, berkeringat dingin dan pusing.

4.   Tuli
Tuli atau tuna rungu ialah kehilangan kemampuan untuk dapat mendengar. Tuli dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu tuli konduktif dan tuli saraf. Tuli konduktif terjadi disebabkan oleh menumpuknya kotoran telinga di saluran pendengaran, sehingga mengganggu transmisi suara ke koklea. Tuli saraf terjadi bila terdapat kerusakan syaraf pendengaran atau kerusakan pada koklea khususnya pada organ korti.